Proyek Sekolah Padarincang Banten Disetop Usai Aliran Sungai Dipersoalkan Warga
Pemerintah mengambil langkah setelah Proyek Sekolah Padarincang Banten Disetop sementara menyusul keluhan warga mengenai aktivitas pembangunan kawasan pendidikan di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Proyek yang berada di sekitar Desa Kadubeurem itu dipersoalkan karena diduga mengganggu atau mengubah aliran Sungai Cikalumpang. Pemerintah Provinsi Banten telah memberikan teguran penghentian kegiatan sembari memeriksa aspek perizinan dan kondisi sungai.
Perkembangan terbaru menunjukkan persoalannya bukan sekadar pembangunan sebuah sekolah. Sungai Cikalumpang berkaitan dengan kebutuhan irigasi masyarakat di bagian hilir, sehingga perubahan aliran menjadi perhatian warga. Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi bersama sejumlah instansi, termasuk PU Kabupaten Serang, PTSP Kabupaten Serang, dan BBWSC3 karena kewenangan sungai berada di pemerintah pusat.
Proyek Sekolah Padarincang Banten Disetop Sementara
Pemprov Banten menegaskan aktivitas pembangunan diminta berhenti sementara. Arlan Marzan mengatakan proyek telah ditegur untuk menghentikan kegiatannya dan pihak-pihak terkait akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Pemerintah juga akan memeriksa apakah kegiatan pembangunan telah mengantongi izin yang diperlukan.
Karena itu, istilah “disetop” dalam perkembangan kasus ini sebaiknya dipahami sebagai penghentian sementara selama proses pemeriksaan, bukan keputusan bahwa pembangunan tersebut otomatis dibatalkan secara permanen. Pemerintah masih harus memperoleh penjelasan mengenai status perizinan, kondisi sungai, dan kesesuaian pelaksanaan proyek dengan ketentuan yang berlaku.
Dugaan Perubahan Aliran Sungai Cikalumpang
Persoalan utama yang memicu perhatian publik adalah kondisi Sungai Cikalumpang. Laporan terbaru media lokal menyebut adanya dugaan perubahan aliran sungai akibat aktivitas proyek pembangunan kawasan pendidikan milik sebuah yayasan di Padarincang. Persoalan tersebut kemudian mendapatkan perhatian Pemkab Serang.
dugaan perubahan aliran Sungai Cikalumpang menjadi masalah serius karena sungai tersebut digunakan masyarakat untuk menunjang kebutuhan pertanian. Namun, penyebab dan tingkat dampaknya tetap perlu menunggu pemeriksaan teknis pemerintah, sehingga klaim bahwa proyek sudah terbukti merusak sungai tidak tepat disimpulkan sebelum proses verifikasi selesai.
Warga Mengeluhkan Air untuk Persawahan
Tokoh masyarakat Padarincang KH Embay Mulya Syarief mengatakan dirinya menerima masukan masyarakat mengenai terganggunya air sawah. Menurut keterangannya, terdapat sekitar 1.000 hektare sawah di kawasan hilir yang berkaitan dengan irigasi tersebut. Angka 1.000 hektare ini merupakan keterangan Embay yang diberitakan media.
Kondisi tersebut menjelaskan mengapa masyarakat memberikan perhatian besar terhadap pembangunan di sekitar sungai. Jika perubahan fisik benar-benar memengaruhi debit atau distribusi air, dampaknya berpotensi dirasakan lebih jauh dari lokasi proyek. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk memastikan hubungan antara pekerjaan konstruksi dan keluhan mengenai pasokan air.
Pemprov Banten Periksa Perizinan Proyek

Selain persoalan sungai, aspek administrasi menjadi perhatian pemerintah. Kepala Dinas PUPR Banten menyebut seharusnya terdapat izin pembangunan berupa Persetujuan Bangunan Gedung atau PBG sebelum kegiatan pembangunan dilaksanakan. Pemerintah selanjutnya akan memeriksa apakah dokumen tersebut telah dimiliki.
pemeriksaan izin proyek pendidikan Padarincang tidak hanya melibatkan PUPR Provinsi Banten. PU Kabupaten Serang dan PTSP Kabupaten Serang juga akan dilibatkan dalam klarifikasi sehingga status administrasi pembangunan dapat diketahui secara lebih jelas.
BBWSC3 Ikut Dilibatkan
Pemerintah juga berencana melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian atau BBWSC3. Langkah tersebut dilakukan karena kewenangan Sungai Cikalumpang disebut berada pada pemerintah pusat.
Keterlibatan instansi pengelola sungai penting untuk menilai persoalan dari sisi teknis. Pemeriksaan dapat memberikan gambaran apakah pekerjaan di sekitar lokasi telah memengaruhi badan atau aliran sungai serta tindakan apa yang perlu dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.
Sungai Cikalumpang Berkaitan dengan Pasokan Air
Menurut KH Embay Mulya Syarief, aliran Cikalumpang juga berkaitan dengan pasokan air dari Rawa Danau yang dipompa menuju kawasan industri di Cilegon. Ia memperingatkan bahwa gangguan terhadap sungai dapat memberikan dampak luas.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dampak proyek terhadap irigasi warga mendapatkan perhatian. Meski demikian, besarnya dampak proyek terhadap sistem pasokan air secara keseluruhan masih memerlukan verifikasi teknis dari lembaga pemerintah yang berwenang.
Pemkab Serang Turun Tangan
Perkembangan pada 1 September 2026 menunjukkan Pemkab Serang juga mengambil sikap terhadap proyek kawasan pendidikan tersebut. Media lokal Banten melaporkan pemerintah kabupaten menyetop proyek menyusul dugaan pengalihan aliran Sungai Cikalumpang.
Dengan keterlibatan pemerintah kabupaten dan provinsi, pemeriksaan kini menyentuh beberapa aspek sekaligus. Bukan hanya keluhan warga yang harus diklarifikasi, tetapi juga legalitas pembangunan dan ketentuan mengenai pekerjaan di sekitar sungai.
Penghentian Bukan Berarti Sekolah Ditolak
Penting membedakan pembangunan fasilitas pendidikan dengan persoalan kepatuhan proyek. Keluhan yang muncul tidak berfokus pada penolakan terhadap keberadaan sekolah semata, melainkan pada aktivitas pembangunan yang diduga memengaruhi sungai dan pertanyaan mengenai kelengkapan izin.
Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan tetap mungkin memberikan manfaat apabila seluruh persyaratan dipenuhi. Persoalan yang sekarang harus diselesaikan adalah memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat maupun fungsi lingkungan di sekitarnya.
Klarifikasi Menentukan Kelanjutan Proyek
PUPR Banten menyatakan pihak terkait akan dipanggil untuk klarifikasi. Tahap tersebut penting karena pemerintah dapat membandingkan dokumen perizinan dengan kondisi aktual pembangunan di lapangan.
Apabila ditemukan kekurangan administrasi atau persoalan teknis, pengelola berpotensi diminta melakukan perbaikan sebelum pekerjaan dapat diteruskan. Sebaliknya, keputusan lebih lanjut tetap bergantung pada hasil pemeriksaan resmi, sehingga belum tepat menyimpulkan proyek pasti akan dihentikan permanen.
Kepentingan Petani Menjadi Perhatian
Keluhan mengenai irigasi membuat kepentingan petani menjadi salah satu aspek utama kasus ini. Sungai yang menjadi bagian sistem pengairan mempunyai fungsi langsung bagi masyarakat sehingga setiap pembangunan di sekitarnya perlu memperhitungkan keberlanjutan distribusi air.
Pemerintah juga perlu memastikan kepentingan pembangunan fasilitas pendidikan dapat berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan. Jika proyek dapat memenuhi ketentuan teknis dan administratif tanpa mengganggu sungai, penyelesaian yang mempertimbangkan kedua kepentingan tersebut menjadi kemungkinan yang dapat ditempuh.
Proyek Sekolah Padarincang Banten Disetop sementara setelah warga mempersoalkan aktivitas pembangunan kawasan pendidikan di sekitar Sungai Cikalumpang, Desa Kadubeurem, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Warga menyampaikan keluhan mengenai gangguan air untuk persawahan, sementara terdapat dugaan perubahan aliran sungai akibat aktivitas proyek.
Pemprov Banten akan memeriksa kelengkapan izin termasuk PBG serta melakukan klarifikasi bersama PU Kabupaten Serang, PTSP Kabupaten Serang dan BBWSC3. Dengan perkembangan tersebut, status yang paling tepat saat ini adalah proyek dihentikan sementara sambil menunggu pemeriksaan, bukan dinyatakan batal secara permanen.
FAQ
Kenapa proyek sekolah di Padarincang disetop?
Pemerintah meminta aktivitas proyek dihentikan sementara setelah muncul keluhan masyarakat mengenai terganggunya aliran Sungai Cikalumpang serta perlunya pemeriksaan kelengkapan perizinan pembangunan.
Di mana lokasi proyek sekolah tersebut?
Proyek pembangunan kawasan pendidikan berada di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Laporan terbaru menyebut lokasi yang dipersoalkan berada di sekitar Desa Kadubeurem dan Sungai Cikalumpang.
Apakah proyek sekolah Padarincang dibatalkan permanen?
Belum. Pemerintah menyatakan kegiatan dihentikan sementara untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan. Belum ada informasi yang mendukung kesimpulan bahwa proyek tersebut telah dibatalkan permanen.
Apa masalah Sungai Cikalumpang dalam proyek tersebut?
Warga mengeluhkan gangguan terhadap aliran air, sedangkan pemberitaan lokal menyebut adanya dugaan perubahan aliran Sungai Cikalumpang. Pemeriksaan teknis masih diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya dan tingkat dampaknya.
Siapa yang akan memeriksa proyek tersebut?
PUPR Banten akan melakukan klarifikasi dengan melibatkan PU Kabupaten Serang, PTSP Kabupaten Serang dan BBWSC3. Keterlibatan BBWSC3 diperlukan karena kewenangan Sungai Cikalumpang berada pada pemerintah pusat.