PHK Banten Terbanyak Tahun 2026, Ribuan Pekerja Terdampak hingga Juni
PHK Banten Terbanyak Tahun 2026 menjadi perhatian setelah data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan Banten masuk dalam daftar provinsi dengan jumlah pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) tertinggi secara nasional. Hingga periode Januari-Juni 2026, sebanyak 3.782 pekerja di Banten tercatat terdampak PHK. Angka tersebut menempatkan Banten di posisi kedua secara nasional setelah Jawa Barat yang mencatat 6.727 pekerja terdampak.
Data tersebut menunjukkan tekanan terhadap pasar tenaga kerja masih menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Secara nasional, Kemnaker mencatat 32.389 pekerja terdampak PHK sepanjang Januari-Juni 2026. Banten menyumbang sekitar 11,7 persen dari total tersebut, sehingga perkembangan industri dan penyerapan tenaga kerja di provinsi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah, pekerja, dan pelaku usaha.
Data PHK Banten 2026
Berdasarkan data Kemnaker yang diberitakan pada Juli 2026, jumlah pekerja terdampak PHK di Banten mencapai 3.782 orang selama enam bulan pertama tahun ini.
Posisi Banten berada di bawah Jawa Barat dengan 6.727 pekerja. Setelah Banten, provinsi dengan angka PHK besar lainnya adalah Jawa Timur sebanyak 2.851 pekerja, DKI Jakarta 2.436 pekerja, dan Kalimantan Selatan 2.314 pekerja.
Dengan demikian, Banten menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak dinamika pasar tenaga kerja nasional pada semester pertama 2026.
Banten Menjadi Provinsi dengan PHK Tertinggi Kedua
Posisi kedua secara nasional menunjukkan besarnya tantangan ketenagakerjaan yang dihadapi Banten.
Provinsi ini memiliki kawasan industri besar yang tersebar di sejumlah wilayah, terutama Tangerang Raya, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Pemerintah Provinsi Banten sendiri menyebut kawasan industri tersebar di wilayah-wilayah tersebut dan memiliki peran penting dalam perekonomian daerah.
Karena struktur ekonominya cukup kuat di sektor industri, perubahan kondisi perusahaan dapat memberikan dampak langsung terhadap tenaga kerja.
Total PHK Nasional 2026

Secara nasional, jumlah pekerja terdampak PHK hingga Juni mencapai 32.389 orang.
Data tersebut menunjukkan jumlah PHK mengalami perubahan setiap bulan. Pada Januari tercatat 5.898 pekerja, Februari 7.692 pekerja, Maret 6.593 pekerja, April 6.982 pekerja, Mei 4.636 pekerja, sedangkan Juni turun menjadi 588 pekerja.
Penurunan pada Juni menjadi sinyal positif, meskipun angka kumulatif semester pertama tetap menunjukkan tekanan yang cukup besar terhadap pasar tenaga kerja.
Wilayah Industri Banten
Banten memiliki sejumlah kawasan industri yang menjadi pusat aktivitas manufaktur dan perdagangan.
Wilayah Tangerang Raya, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon menjadi beberapa kawasan yang memiliki konsentrasi industri cukup besar. Pemerintah Provinsi Banten juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja untuk menjaga iklim investasi serta keberlangsungan industri.
Kondisi tersebut membuat stabilitas dunia usaha menjadi faktor penting dalam menjaga penyerapan tenaga kerja.
Upah Minimum Banten 2026
Di tengah persoalan PHK, pemerintah daerah juga menetapkan kebijakan upah minimum untuk memberikan perlindungan kepada pekerja.
UMP Banten 2026 ditetapkan sebesar Rp3.100.881,40, naik 6,74 persen dibandingkan UMP 2025 sebesar Rp2.905.119,90. Sementara itu, UMK tertinggi di Banten 2026 berada di Kota Cilegon sebesar Rp5.469.922,59, disusul Kota Tangerang Rp5.399.405,69 dan Kota Tangerang Selatan Rp5.247.870.
Kebijakan upah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlangsungan dunia usaha.
Pemerintah Dorong Hubungan Industrial
Pemerintah Provinsi Banten mendorong hubungan industrial yang mengedepankan kerja sama antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya membangun hubungan industrial berdasarkan asas kekeluargaan, gotong royong, musyawarah, keadilan sosial, serta keseimbangan hak dan kewajiban.
Kolaborasi tersebut menjadi semakin penting ketika dunia industri menghadapi tekanan yang berpotensi memengaruhi penyerapan tenaga kerja.
Dampak PHK bagi Masyarakat
PHK tidak hanya berdampak pada pekerja yang kehilangan pekerjaan.
Berkurangnya pendapatan rumah tangga dapat memengaruhi konsumsi masyarakat, kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga, serta aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri. Karena itu, penanganan PHK perlu dilakukan secara menyeluruh melalui perlindungan pekerja, pelatihan keterampilan, akses informasi lowongan kerja, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Peningkatan kualitas tenaga kerja juga menjadi salah satu langkah penting agar pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri.
Prospek Tenaga Kerja Banten
Meskipun angka PHK cukup tinggi, Banten tetap memiliki basis industri dan kawasan ekonomi yang besar.
Keberadaan kawasan industri di Tangerang, Serang, dan Cilegon menjadi modal penting untuk mempertahankan aktivitas ekonomi dan menciptakan peluang kerja baru. Pemerintah daerah juga terus mendorong iklim investasi yang kondusif sebagai bagian dari strategi menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja.
Karena itu, angka PHK semester pertama tidak serta-merta menggambarkan keseluruhan kondisi pasar kerja Banten sepanjang 2026.
PHK Banten Terbanyak Tahun 2026 mencapai 3.782 pekerja terdampak pada Januari-Juni, menjadikan Banten sebagai provinsi dengan jumlah PHK tertinggi kedua di Indonesia setelah Jawa Barat. Secara nasional, terdapat 32.389 pekerja yang terdampak PHK selama periode tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Banten terus mendorong hubungan industrial yang sehat, investasi, serta keberlangsungan kawasan industri. Perkembangan data PHK pada semester kedua 2026 akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah tekanan terhadap pasar tenaga kerja mulai mereda atau kembali meningkat.
FAQ
Berapa jumlah pekerja yang terkena PHK di Banten pada 2026?
Kemnaker mencatat 3.782 pekerja di Banten terdampak PHK selama Januari-Juni 2026.
Apakah Banten menjadi provinsi dengan PHK terbanyak?
Banten berada di posisi kedua secara nasional, setelah Jawa Barat yang mencatat 6.727 pekerja terdampak PHK.
Berapa total PHK di Indonesia hingga Juni 2026?
Jumlah pekerja terdampak PHK secara nasional mencapai 32.389 orang hingga Juni 2026.
Wilayah mana di Banten yang memiliki banyak kawasan industri?
Beberapa wilayah utama antara lain Tangerang Raya, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
Berapa UMP Banten 2026?
UMP Banten 2026 ditetapkan sebesar Rp3.100.881,40, naik 6,74 persen dari tahun sebelumnya.