Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang kembali memasuki tahapan penting setelah Uji Laik Fungsi Tol Rangkasbitung mulai dilakukan pada ruas Rangkasbitung–Cikulur–Cileles. Ruas yang merupakan bagian dari Seksi 2 Tol Serang–Panimbang tersebut mempunyai panjang sekitar 24,17 kilometer. Tahapan Uji Laik Fungsi dan Operasi atau ULFO diperlukan untuk memastikan jalan, fasilitas keselamatan, sistem operasi hingga layanan kepada pengguna telah memenuhi persyaratan sebelum ruas dibuka secara penuh untuk masyarakat.
Perkembangan tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat Lebak dan wilayah Banten Selatan karena Seksi 1 Serang–Rangkasbitung sudah lebih dahulu beroperasi. Jika seluruh proses pemeriksaan dan administrasi Seksi 2 selesai, jaringan tol yang dapat digunakan masyarakat akan tersambung lebih jauh dari Rangkasbitung menuju Cileles. Jalan Tol Serang–Panimbang secara keseluruhan dirancang sepanjang 83,67 kilometer dan terbagi menjadi tiga seksi.
Uji Laik Fungsi Tol Rangkasbitung Dilakukan di Ruas 24,17 Km
Ruas yang memasuki tahap ULFO adalah Rangkasbitung–Cikulur–Cileles sepanjang sekitar 24,17 kilometer. PT Wijaya Karya Serang Panimbang menyebut tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum ruas dapat dioperasikan. Pemeriksaan diarahkan untuk memastikan aspek teknis, keselamatan, keamanan dan kesiapan layanan telah memenuhi ketentuan.
Seksi 2 merupakan kelanjutan langsung dari Seksi 1 Serang–Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer yang sudah beroperasi. Dengan demikian, pengoperasian Seksi 2 nantinya akan memperpanjang konektivitas tol dari Serang melewati Rangkasbitung hingga kawasan Cileles di Kabupaten Lebak.
Konstruksi Rangkasbitung Cileles Sudah Mencapai 100 Persen
Perkembangan terbaru menunjukkan pembangunan Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles telah mencapai 100 persen. Informasi yang merujuk keterangan BPJT pada 28 September 2026 menyebut ruas tersebut memasuki persiapan Uji Laik Fungsi dan Operasi sebelum dapat dioperasikan secara penuh.
Penyelesaian konstruksi memang menjadi tonggak besar, tetapi belum otomatis berarti jalan dapat langsung dibuka secara permanen. Infrastruktur jalan tol harus melewati pemeriksaan kelayakan dan kesiapan operasi sehingga aspek keselamatan pengguna tidak hanya bergantung pada selesainya pekerjaan fisik.
Apa yang Diperiksa dalam Uji Laik Fungsi
Secara umum, Uji Laik Fungsi merupakan proses untuk memastikan jalan memenuhi persyaratan teknis dan administratif. Pedoman Bina Marga yang berlaku juga mengatur pelaksanaan uji laik fungsi untuk jalan non-tol maupun jalan tol berdasarkan pemenuhan persyaratan tersebut.
Pada ULFO jalan tol, perhatian tidak berhenti pada kondisi permukaan jalan. Infrastruktur dan perlengkapan keselamatan, kesiapan akses keluar-masuk, fasilitas operasi serta aspek pelayanan juga menjadi bagian penting sebelum sebuah ruas dapat dinyatakan siap digunakan. Tujuan akhirnya adalah memastikan jalan dapat memberikan layanan yang aman, andal dan nyaman bagi pengguna.
Ruas Ini Pernah Dibuka Fungsional Saat Mudik 2026

Menariknya, masyarakat sebenarnya sudah pernah menggunakan ruas Rangkasbitung–Cikulur–Cileles secara fungsional pada periode mudik Lebaran 2026. Ruas tersebut beroperasi secara terbatas mulai 12 Maret sebelum kembali ditutup pada 26 Maret 2026 untuk melanjutkan penyelesaian konstruksi dan peningkatan kualitas layanan.
Selama sekitar 15 hari pengoperasian fungsional tersebut, ruas ini dilaporkan melayani lebih dari 150 ribu kendaraan. Pengoperasian sementara memberikan gambaran mengenai besarnya kebutuhan akses dari Jabodetabek menuju Serang, Lebak dan Pandeglang.
Tol Rangkasbitung Cileles Belum Otomatis Resmi Dibuka
Masuknya Tol Rangkasbitung Cileles tahap ULFO perlu dibedakan dengan pengoperasian resmi. Status ULFO menunjukkan ruas sudah berada pada tahapan pemeriksaan menuju operasi, bukan berarti masyarakat dapat langsung menggunakannya secara normal seperti Seksi 1.
Apabila dalam pemeriksaan ditemukan bagian yang masih perlu disempurnakan, badan usaha harus menindaklanjuti temuan tersebut terlebih dahulu. Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman resmi mengenai tanggal pembukaan, skema pengoperasian dan tarif yang akan diberlakukan.
Tol Serang Panimbang Dibangun dalam Tiga Seksi
Jalan Tol Serang–Panimbang mempunyai total panjang sekitar 83,67 kilometer. Seksi 1 menghubungkan Serang–Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer, sedangkan Seksi 2 menghubungkan Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 kilometer. Seksi 3 kemudian melanjutkan perjalanan dari Cileles menuju Panimbang sepanjang sekitar 33 kilometer.
1 sudah beroperasi dan mampu memangkas perjalanan Serang–Rangkasbitung yang sebelumnya sekitar 50 menit menjadi kurang lebih 15–20 menit. Penyelesaian Seksi 2 akan memperpanjang manfaat tersebut menuju wilayah Lebak yang lebih selatan.
Seksi Cileles Panimbang Masih Dilanjutkan
Meski Rangkasbitung–Cileles semakin dekat menuju operasi, pembangunan jaringan belum selesai seluruhnya. Bagian berikutnya adalah Seksi 3 Cileles–Panimbang yang akan membawa jalur tol semakin jauh menuju wilayah Pandeglang.
Karena itu, pengoperasian Rangkasbitung–Cileles nantinya belum berarti keseluruhan Tol Serang–Panimbang sudah tersambung penuh sampai Panimbang. Penyelesaian Seksi 3 tetap menjadi bagian penting agar manfaat jaringan sepanjang 83,67 kilometer tersebut dapat diperoleh secara maksimal.
Uji Laik Fungsi Tol Rangkasbitung Penting bagi Banten Selatan
Kehadiran Seksi 2 mempunyai arti lebih besar daripada sekadar memperpanjang jalan tol. Akses menuju Kabupaten Lebak dan Pandeglang berpotensi menjadi lebih mudah, terutama untuk perjalanan dari Tangerang, Jakarta dan kawasan lain di Jabodetabek.
Tol Serang–Panimbang memang dikembangkan untuk meningkatkan konektivitas wilayah selatan Provinsi Banten. Proyek tersebut juga diharapkan mendukung pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan akses menuju kawasan pariwisata, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung.
Perbaikan konektivitas dapat memberikan efek lanjutan terhadap distribusi barang, perjalanan masyarakat dan perkembangan kawasan di sekitar akses tol. Dampak tersebut tentu akan semakin besar setelah jaringan tersambung penuh hingga Panimbang.
Kapan Tol Rangkasbitung Cileles Dibuka
Pertanyaan terbesar masyarakat setelah ULFO dimulai tentu mengenai waktu pengoperasian. Berdasarkan perkembangan terbaru akhir September 2026, hal yang sudah dapat dipastikan adalah konstruksi Seksi 2 telah mencapai 100 persen dan ruas sedang memasuki proses ULFO.
Tanggal pengoperasian permanen sebaiknya tidak dianggap pasti sebelum ada keputusan dan pengumuman resmi setelah proses kelayakan selesai. Begitu pula dengan tarif Rangkasbitung–Cileles, pengguna perlu menunggu penetapan resmi sebelum menjadikan angka tertentu sebagai acuan perjalanan.
Uji Laik Fungsi Tol Rangkasbitung menjadi tahapan penting menuju pengoperasian Seksi 2 Jalan Tol Serang–Panimbang. Ruas Rangkasbitung–Cikulur–Cileles mempunyai panjang sekitar 24,17 kilometer, sementara perkembangan konstruksinya telah mencapai 100 persen dan kini memasuki proses Uji Laik Fungsi dan Operasi.
Setelah tahapan pemeriksaan, penyempurnaan apabila diperlukan dan persyaratan operasi terpenuhi, ruas tersebut dapat bergerak menuju pengoperasian resmi. Kehadirannya akan memperpanjang jaringan yang saat ini sudah beroperasi dari Serang menuju Rangkasbitung hingga Cileles dan menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas menuju Banten Selatan.
FAQ
Apakah Tol Rangkasbitung Cileles sudah selesai dibangun?
Perkembangan akhir September 2026 menunjukkan konstruksi Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles sepanjang 24,17 kilometer telah mencapai 100 persen dan memasuki tahap ULFO.
Apakah Tol Rangkasbitung Cileles sudah dibuka untuk umum?
Status ULFO tidak otomatis berarti ruas sudah beroperasi permanen. Masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi setelah tahapan kelayakan dan persyaratan operasi selesai.
Berapa panjang Tol Rangkasbitung Cileles?
Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles mempunyai panjang sekitar 24,17 kilometer.
Apa itu ULFO jalan tol?
ULFO merupakan Uji Laik Fungsi dan Operasi yang dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan, kelayakan fungsi dan kesiapan operasional sebelum infrastruktur dibuka untuk pengguna.
Apakah ruas Rangkasbitung Cileles pernah digunakan?
Ya. Ruas tersebut pernah dibuka secara fungsional selama periode mudik Lebaran 2026 sebelum ditutup kembali untuk penyelesaian pekerjaan.
Apakah Tol Serang Panimbang sudah selesai seluruhnya?
Belum. Jalan Tol Serang–Panimbang terdiri atas Seksi 1 Serang–Rangkasbitung, Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles dan Seksi 3 Cileles–Panimbang.
Apakah tarif Tol Rangkasbitung Cileles sudah berlaku?
Pengguna sebaiknya menunggu penetapan tarif dan pengumuman resmi yang berlaku ketika ruas mulai dioperasikan secara permanen.